Subscribe

RSS Feed (xml)

Jasa Pembuatan Website Murah

Bagi para Sobat-sobat yang berkeinginan untuk membuat website dengan biaya yang murah, silahkan hubungi saya di +62341-9510052. atau email pada bearerwater@yahoo.com

Februari 07, 2010

5 Cara Agar Mampu Berkembang dalam Karier

Pilihan karier dan pekerjaan ada di tangan Anda. Setiap putusan pasti melahirkan konsekuensi yang membuat Anda bertumbuh, atau sebaliknya, melahirkan kegelisahan hingga akhirnya Anda berpaling ke profesi lain.

Keputusan yang tepat berawal dari sejauh mana Anda mengenali diri sendiri, dan membuat putusan atasnya, kemudian berjaya dengan karier yang menjadikan Anda pribadi sukses. Untuk Anda yang ingin berganti pekerjaan lantaran ketidakpuasan, cermati lagi faktor berikut ini:

1. Kerjakan yang Anda senangi
Tahap awal yang teramat penting dalam perencanaan karier adalah mencari tahu dan mengenali apa yang Anda senangi. Kebanyakan orang, yang puas dengan pekerjaannya, mengakui mereka mencintai pekerjaan dan berhasil membuktikan dalam performa kerja sehari-hari yang maksimal dan tanpa beban. Kemampuan mengenali apa yang Anda sukai menjadi motivasi diri paling ampuh untuk tetap membuat seseorang bahagia dan sukses dalam pekerjaan.
Tip: Buat daftar pekerjaan atau profesi yang Anda senangi, sebebas apa pun tanpa pagar, lalu beri rating mulai 1 hingga 10, berangkat dari yang paling Anda suka menuju ke pekerjaan impian pada urutan ke-10.

2. Pelajari lagi dimana letak kemampuan Anda
Boleh jadi Anda telah menemukan pekerjaan apa yang paling Anda senangi, namun pastikan untuk tetap realistis. Eksplorasi kembali bakat Anda untuk membantu menemukan pekerjaan yang tepat dan mengidentifikasi pilihan karier yang jelas.
Tip: Coba ikuti tes bakat online atau cari konsultan karier yang cocok untuk Anda. Bisa jadi cara ini mempermudah Anda memposisikan diri dimana kemampuan Anda seharusnya disalurkan.

3. Tambah skill melalui training atau pusat pendidikan khusus
Sejumlah profesi menuntut skill khusus atau latar belakang pendidikan tertentu. Pelatihan, seminar, atau jalur pendidikan dapat meningkatkan skill Anda, maka manfaatkanlah. Kenali dulu kemampuan apa yang harus ditambah untuk mendukung karier, dan tetaplah realistis. Biaya pendidikan, waktu, lokasi, dan perencanaan yang matang, harus menjadi pertimbangan lainnya.
Tip: Bagi pemula, bisa menggunakan jalur magang, sedangkan bagi yang sudah berpengalaman jangan sungkan belajar lagi melalui jalur pendidikan formal yang bisa menguatkan skill Anda.

4. Tentukan perusahaan yang tepat untuk Anda
Kesulitan utama dari pencari kerja adalah menentukan perusahaan mana yang paling tepat untuk Anda. Bisa jadi Anda sudah menentukan di bidang apa Anda akan berkarier sesuai dengan karakter dan bakat Anda, namun menjadi sulit untuk memastikan perusahaan mana yang lebih cocok sebagai batu loncatan Anda. Jaringan yang luas bisa sangat membantu Anda mengenali karakter perusahaan.
Tip: Hubungi dan jalin komunikasi yang baik dengan ikatan alumni atau teman Anda yang memiliki kesamaan karakter atau profesi yang Anda inginkan, untuk mencari informasi yang bisa menguatkan Anda.

5. Kendalikan pikiran dengan lebih positif
Memfokuskan pikiran kepada hal yang positif terbukti membantu Anda menarik kekuatan untuk mendapat karier yang cerah. Biasakan berpikir terbuka, belajar mengendalikan stres lebih efektif, mengenali diri kapan harus menggenjot performa, kapan bisa meregangkan urat saraf, dan menemukan jalan untuk mencegah diri menjadi frustrasi karena pekerjaan.
Tip: Kendalikan diri dan pikiran untuk selalu positif, dan bekerjalah tanap beban. Dijamin cara ini menggiring Anda pada kesuksesan karier.
By Kompas.com
Baca selengkapnya..

Menjadi Team Leader yang Dihargai

Perusahaan besar hanya bisa terwujud dari tim yang hebat, dan peran pemimpin menjadi ujung tombaknya. Sebagai team leader dalam unit kerja di perusahaan, apakah Anda berhasil mendorong kinerja untuk mencapai target yang diinginkan?

Menurut Yusa Aziz, Coach dan CEO iCOACH, dibutuhkan kepemimpinan yang kuat untuk membangun tim hebat dan memberikan hasil kerja maksimal. Pemimpin yang kuat harus menunjukkan kemampuan memberikan arahan (direction), pengambil keputusan (decide) dan pendelegasian (delegate).

Artinya pemimpin harus tegas memberikan arahan kepada timnya, dan tidak menyerahkan bagaimana baiknya kepada tim. Pengambilan keputusan yang cermat dan tegas juga ada di tangan pemimpin, dan selanjutnya memberikan kewenangan kepada tim untuk menjalankan.

"Kesalahan terbesar dalam kepemimpinan adalah vakum, menunda, dan tidak ada arah," papar Yusa, dalam seminar yang digelar oleh Share Positive Mind dan iCOACH beberapa waktu lalu.

Yusa menerangkan, untuk mendapatkan hasil yang sesuai target, rencana kerja yang jelas, dan menumbuhkan kecintaan serta tanggungjawab tinggi dari tim kerja, dibutuhkan karakter pemimpin yang kuat.

Untuk memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, pemimpin tim perlu memahami karakter tim kerja lebih dahulu, yakni:
* Tim Anda perlu diarahkan oleh pemimpinnya.
* Tim membutuhkan hirarki.
* Tim membutuhkan struktur yang jelas.
* Tim membutuhkan kejelasan dalam menjalankan rencana kerja.
* Tim membutuhkan ruang untuk bertumbuh.
* Tim membutuhkan penghargaan (reward) atas prestasinya.

Jika sudah begini, sebagai pemimpin Anda tak sekadar disukai, namun mendapat penghargaan (respect) dari tim. Apalagi jika sebagai pemimpin Anda tidak pelit mengakui dan memberikan penghargaan atas kinerja tim yang memberi hasil maksimal. Loyalitas dan dedikasi dari tim akan menjadi ganjaran atas kemampuan Anda memimpin tim kerja.

Sudahkah Anda (sebagai pemimpin) mendapat respect dari tim kerja?
By Kompas.com
Baca selengkapnya..

Ingin Minta Kenaikan Gaji?

Banyak perusahaan yang mendesak karyawannya untuk melakukan tugas-tugas baru yang dulu bukan merupakan tanggung jawabnya. Anda mungkin akan menerima hal ini dengan keluh-kesah, tapi dengarkan dulu. Bagaimana jika Anda menerima tugas ini sebagai tantangan? Bekerjalah dengan sebaik-baiknya, karena bila performa Anda sangat baik, Anda dapat menjadikan hal ini senjata untuk menodong kenaikan gaji, di luar kenaikan gaji berkala.

Namun, banyak orang yang merasa risih untuk meminta kenaikan gaji, apalagi jika atasan tidak menampakkan tanda-tanda peduli pada beban kerja Anda. Agar Anda tidak terlihat sok tau, atau tidak tahu diri, ini yang harus Anda lakukan untuk mengajukan permohonan kenaikan gaji:

1. Riset
Gunanya, memastikan bahwa Anda memang layak mendapatkan kenaikan gaji. Rate gaji memang tergantung pada tipe perusahaan, bidang yang Anda jalani, dan tentunya kemampuan Anda sendiri. Coba cek seberapa besar gaji karyawan di tempat lain dengan level Anda, untuk mendapat gambaran berapa seharusnya Anda minta kenaikan. Pelajari pula aturan promosi atau perhitungan kenaikan gaji di perusahaan Anda. Siapa yang punya kekuasaan untuk membuat keputusan mengenai gaji? Apakah setiap orang dalam range gaji Anda memperoleh kenaikan yang sama? Pastikan juga bahwa kondisi keuangan perusahaan Anda dalam keadaan sehat. Nah, gunakan informasi ini sebagai justifikasi untuk kenaikan gaji Anda.

2. Tunjukkan kerja keras Anda
Apakah Anda layak mendapat kenaikan? Mungkin iya, tetapi pastikan atasan Anda sudah melihat hasil kerja keras Anda. Anda sudah bekerja melebihi target, dan mampu memegang tanggung jawab lebih besar terhadap pekerjaan. Ini bukan saatnya bagi Anda untuk merendahkan diri. Tulis semua pencapaian Anda, dan tunjukkan bahwa Anda sudah siap untuk menunjukkan performa yang lebih tinggi.

3. Iklankan pencapaian Anda
Ekspresikan nilai Anda untuk perusahaan, caranya dengan memberikan daftar aktivitas tambahan yang sudah Anda lakukan untuk mencapai tugas-tugas Anda. Di jaman ketika banyak perusahaan kerap melakukan PHK, hal ini memang umum dilakukan. Apakah Anda mampu menangani pekerjaan yang biasanya dilakukan dua atau tiga orang? Mungkin memang butuh kerja keras, tapi bila Anda memang mampu, Anda berhak meminta reward. Buat perkiraan nilai dari tugas-tugas tersebut, dan sarankan suatu upgrade dalam gaji Anda.

4. Fleksibel
Anda bisa saja mengajukan angka tertentu sebagai kenaikan gaji, tetapi jangan jadikan harga mati. Tetap tawarkan untuk negosiasi, dan pertimbangkan semua keuntungan yang ditawarkan perusahaan, misalnya asuransi, mengikuti training, atau dinas ke luar negeri.

5. Tunggu waktu yang tepat
Jika perusahaan sudah memiliki musim kenaikan gaji, mungkin hal ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengajukan kenaikan ekstra, sehingga dapat dimasukkan ke dalam kompensasi yang akan dibicarakan. Tentu saja hal ini juga tergantung pada situasi keuangan perusahaan. Bersabarlah, dan tunggu waktu yang tepat untuk menyampaikannya.By Kompas.com
Baca selengkapnya..

Berani Memulai Kembali Karier Dari Nol

Merasa lelah dengan karier yang sedang Anda tapaki? Berencana untuk mengubah alurnya untuk menuju karier yang Anda impikan? Anda bisa mendapatkannya, kok. Coba ikuti tips dari Suze Orman, ahli keuangan yang dipercaya Oprah berikut ini

1. Pikirkan karier, bukan pekerjaan jangka pendek
Ubah cara pikir Anda tentang pekerjaan yang Anda tekuni. Jangan hanya berpikir pekerjaan yang sedang Anda kerjakan sebagai pekerjaan jangka pendek. Cobalah untuk berpikir ke depan dan jangka panjangnya, sebagai karier. Ketika memikirkan karier, Anda akan memperhitungkannya tak hanya sebagai mimpi, gol, atau cara untuk menghidupi Anda dari hari ke hari. Anda akan mulai memikirkan karier sebagai jalan hidup dan pekerjaan Anda lebih fokus.

2. Menghadapi kegagalan dan membangun
Mereka yang berhasil ada di puncak teratas, pasti pernah mengalami kegagalan, dan mereka bisa menggunakan kegagalan itu sebagai tangga menuju puncak. Pelajarilah kegagalan-kegagalan yang Anda hadapi, tantang diri Anda untuk selangkah lebih maju, dan fokus kepada visi jangka panjang. Ekspektasikan bahwa Anda akan harus bersakit-sakit dahulu sebelum bisa mencapai tujuan Anda. Karena, segala yang baik jarang datang dengan mudah.

3. Pastikan pilihan Anda membawa ke arah yang benar
Sebelum Anda memutuskan untuk mengikuti kuliah/kursus, atau berhenti bekerja, atau menerima promosi, atau mendapatkan klien baru, tanyakan baik-baik pada diri Anda bahwa keputusan itu akan membawa Anda selangkah lebih dekat ke gol jangka panjang karier Anda. Hindari keinginan untuk mengabaikan kebutuhan Anda agar bisa menyenangkan orang lain (orangtua, teman, kekasih). Kelilingi diri Anda dengan wanita-wanita mandiri yang gigih mendapatkan keinginan mereka, dan mereka akan membantu Anda menguatkan diri.

4. Ciptakan tabungan cadangan
Jika pekerjaan baru Anda mengharuskan Anda kembali ke sekolah, atau mengambil pekerjaan paruh waktu, cobalah menyisihkan waktu untuk menciptakan tabungan cadangan untuk membantu Anda menghadapi transisinya. Ketika Anda meninggalkan pekerjaan yang tak Anda sukai, hal terakhir yang ingin Anda hadapi adalah stres finansial. Jadi, sebelum melakukan tindakan yang Anda tahu akan mengeluarkan uang, pastikan Anda punya dana cadangan.

5. Targetkan kesempatan yang tepat, bukan untuk uang
Pekerjaan yang tepat, di perusahaan yang tepat, di bidang yang tepat adalah gol terdekat Anda. Ikuti keinginan terdalam Anda. Akan ada banyak kesempatan untuk mencari uang di masa depan. Tentunya jika Anda tidak memiliki kesulitan keuangan.

6. Jangan bergantung pada internet
Jika Anda memposting resume Anda di situs pencari pekerjaan, maka dengan sangat mudah, resume Anda akan terabaikan begitu saja. Jika Anda sudah mengetahui posisi, perusahaan, dan bidang yang Anda incar, cobalah datangi dan bicara langsung, jika memang ada lowongan di sana. Komputer memang bagus sebagai alat untuk riset, namun untuk mengubah nasib, butuh interaksi tatap muka.

Semoga berhasil!
Baca selengkapnya..

Agustus 09, 2009

Modal untuk Mencapai Puncak Karier

Untuk mencapai puncak tertinggi, dibutuhkan banyak aspek, tak cukup hanya ambisi untuk mencapai ke sana. Dibutuhkan keterampilan dan keahlian dalam bidang-bidang tertentu. Pastikan Anda memiliki modal tersebut agar “selamat” sampai di tujuan.

Berikut adalah 7 keterampilan dan keahlian yang menurut askmen.com bisa mengantarkan Anda ke kursi tertinggi yang sudah Anda cita-citakan.

Modal untuk Mencapai Puncak Karier
Shutter Stock
Untuk mencapai puncak tertinggi, tak cukup hanya ambisi.
/
Berikut adalah 7 keterampilan dan keahlian yang menurut askmen.com bisa mengantarkan Anda ke kursi tertinggi yang sudah Anda cita-citakan.

1. Keahlian berbicara.
Mungkin terdengar sepele dan umum. Tetapi, tak semua orang memiliki kepercayaan diri untuk berbicara di depan umum. Tak hanya itu, ada pula sebagian orang yang tak berani berbicara dengan orang yang ia anggap lebih pandai atau lebih tua dari dirinya. Kemampuan untuk bisa berbicara dengan ragam orang di ragam situasi amatlah penting. Menjadi seorang pembicara yang andal membuat kehadiran Anda amat diingat orang lain. Berlatihlah untuk bicara dalam ragam kesempatan, seringlah mendengarkan dan menonton orang bicara di televisi.

2. Kepercayaan diri dalam mengambil keputusan.
Seorang pemimpin yang baik selalu mampu mengambil keputusan dan selalu memiliki perhitungan ketika akan membuat keputusan. Jika kepemimpinan Anda lumpuh karena takut melakukan keputusan yang salah, maka Anda tak akan melakukan apa pun. Banyak pemimpin hebat melakukan keputusan-keputusan berisiko tinggi dan menyadari bahwa kesalahan masih bisa dikoreksi. Kesalahan adalah pelajaran dan kesuksesan yang tertunda. Belajarlah untuk menimbang pro dan kontra sebuah permasalahan, pikirkan masak-masak, lalu buat keputusan. Jangan selalu bermain aman setiap waktu, karena Anda tak akan membuat perbedaan atau membuat Anda dikenang jika hanya melakukan hal itu-itu saja.

3. Akuntabilitas
Satu hal yang menjadi bagian utama kesuksesan adalah kemauan untuk mengambil tanggung jawab, baik untuk sukses dan kegagalan. Jika Anda ingin orang lain menghargai Anda, maka memang ada kesalahan yang merupakan kesalahan Anda. Akuilah, jangan mencari kambing hitam. Setiap orang melakukan kesalahan, tetapi pembelajaran tersulitnya adalah bagaimana Anda bereaksi terhadap kesalahan itu. Bagaimana Anda menyikapi kejadian yang sudah terjadi dan mengambil hikmahnya.

4. Sikap positif
Orang pesimis akan membawa orang-orang sekelilingnya merasa buruk dan jadi tak terlalu produktif. Jika Anda bisa mengambil sisi positif dari keadaan yang buruk, Anda akan mengajak orang lain untuk bersikap positif pula. Sikap dan cara pandang positif dikontrol oleh pikiran Anda sendiri. Jangan melihat permasalahan, tapi carilah solusinya.

5. Presentasi diri
Pandai membawa dan menempatkan diri dengan segala atribut adalah hal yang penting. Baik itu cara Anda berpakaian, potongan rambut, cara Anda mendandani diri berbicara lebih banyak tentang diri Anda sebelum Anda bicara. Jangan lupa, bahwa dandanan dan penampilan Anda juga mendorong bagaimana Anda membawakan diri Anda.

6. Atur waktu
Nah, ini juga adalah hal yang penting. Dandanan rapi, pandai bicara, tetapi tak bisa mengatur apa pun, sama juga bohong. Ketidakteraturan berarti Anda akan selalu mencoba menyelesaikan apa yang seharusnya menjadi pekerjaan Anda. Ketergesa-gesaan menyelesaikan pekerjaan memberikan kesempatan untuk kemungkinan terjadinya kesalahan. Belajarlah untuk menyimpan agenda yang mencatat tenggat waktu dan mengatur jadual untuk pekerjaan Anda. Kemampuan untuk bisa tepat waktu, bahkan lebih cepat dari waktu yang ditentukan bisa membuat Anda dihormati. Karena ini berarti Anda adalah tipe orang yang bisa menset gol yang menantang, dan bisa menggunakan waktu yang dimiliki secara efisien.

7. Pandai menemukan solusi
Ada masalah di kantor? Ketidakefisienan pekerjaan pegawai, atau pemborosan keuangan, atau apa pun itu. Jika Anda menemukan sebuah solusi, jalankan dan usahakan. Mereka yang memiliki solusi dan membantu perusahaan ke arah yang lebih baik, pasti akan menemukan jalan untuk menjadi yang teratas. Jangan hanya berpangku tangan dan menunggu perintah. Inisiatif untuk menjadi seorang pemecah masalah pasti selalu dihargai.

Selama Anda masih memiliki impian, langit adalah batasannya. Ingatlah, bahwa untuk menjadi yang terbaik diperlukan pengetahuan yang luas, jangan hanya berfokus pada satu area saja. Perluas kemampuan dan keahlian Anda sebagai modal untuk lebih maju.
Baca selengkapnya..